Wali Kota Ternate Hadiri Pelantikan dan Raker SEMMI Maluku Utara
PEMKOT TERNATE — Wali Kota Ternate, Dr. H.M M. Tauhid Soleman M.Si., menghadiri Pelantik ...
PEMKOT TERNATE – Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan kualitas pelayanan publik sebagai bagian dari persiapan menuju agenda nasional Rapat Kerja Nasional (Rakernas) XII dan Kongres VII Jaringan Kota Pusaka Indonesia (JKPI) 2026. Upaya tersebut ditegaskan melalui pelaksanaan program Rabu Menyapa yang menyasar langsung organisasi perangkat daerah (OPD).
Asisten II Sekretariat Daerah Kota Ternate, Dr. Muslim Gani, S.Pd., M.Pd., saat memimpin apel pagi di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Dispersip) Kota Ternate, Rabu (6/5/2026), menegaskan bahwa penguatan disiplin aparatur sipil negara (ASN) dan peningkatan kualitas layanan publik menjadi prioritas utama pemerintah daerah.
“Program Rabu Menyapa merupakan instrumen kontrol langsung terhadap kinerja, kedisiplinan ASN, serta mutu pelayanan publik di setiap OPD. Ini bagian dari upaya memastikan target pembangunan daerah dalam RPJMD dapat tercapai secara optimal,” ujar Muslim Gani.
Ia menambahkan, program yang diinisiasi Sekretaris Daerah Kota Ternate, Dr. H. Rizal Marsaoly, S.E., M.M., tersebut juga menjadi sarana untuk menegaskan komitmen netralitas ASN sekaligus memperkuat budaya kerja profesional di lingkungan birokrasi.
Dalam konteks agenda nasional, Pemerintah Kota Ternate saat ini tengah mematangkan berbagai persiapan sebagai tuan rumah Rakernas XII JKPI yang dijadwalkan berlangsung pada Agustus 2026, dengan mengusung tema “Ternate Episentrum Rempah Dunia.”
Menurutnya, Dinas Perpustakaan dan Kearsipan memegang peran strategis dalam mendukung suksesnya perhelatan tersebut, khususnya melalui penyediaan arsip sejarah dan dokumentasi kearifan lokal.
“Dispersip menjadi garda depan dalam menyiapkan dokumen arsip terkait sejarah Kesultanan Ternate dan warisan budaya lokal yang akan ditampilkan dalam rangkaian pra-event JKPI 2026,” katanya.
Selain itu, Depo Arsip yang berada di kawasan cagar budaya Benteng Oranje diusulkan sebagai lokasi utama pameran pra-event, sekaligus sebagai ruang edukasi publik yang menampilkan kekayaan sejarah Ternate sebagai kota pusaka.
Pemerintah Kota Ternate menegaskan bahwa keberhasilan penyelenggaraan JKPI 2026 merupakan tanggung jawab kolektif seluruh perangkat daerah. Sinergi lintas sektor dinilai menjadi kunci dalam menghadirkan event nasional yang berkualitas dan berdampak luas, baik bagi pelestarian budaya maupun penguatan identitas Ternate di tingkat nasional dan global.
Mengakhiri arahannya, Asisten II mengajak seluruh jajaran Dispersip untuk memperkuat koordinasi dan kesiapan teknis, guna memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan optimal dan memberikan kontribusi nyata bagi citra Kota Ternate. (TIM IKP Diskominfo Ternate)
PEMKOT TERNATE — Wali Kota Ternate, Dr. H.M M. Tauhid Soleman M.Si., menghadiri Pelantik ...
PEMKOT TERNATE — Pemerintah Kota Ternate kembali meraih penghargaan Terbaik I dalam Peni ...
PEMKOT TERNATE — Wakil Wali (Wawali) Kota Ternate, H. Nasri Abubakar, meninjau pelaksan ...
PEMKOT TERNATE – Pemerintah Kota Ternate terus memperkuat tata kelola pemerintahan dan k ...