Ketua TP PKK Kota Ternate Raih Penghargaan Adhi Bhakti Utama Tingkat Nasional
PEMKOT TERNATE - Dedikasi dan kontribusi dalam menggerakkan program pemberdayaan keluarga ...
PEMKOT TERNATE - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Ternate Dr. H. Rizal Marsaoly, S.E., M.M. menghadiri Konferensi Cabang (Konfercab) IV Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kota Ternate Masa Khidmat 2026–2031.
Mengusung tema "Menguatkan Tradisi, Menjaga Marwah, Demi Kemaslahatan Bangsa", kegiatan yang berlangsung di Aula MDC, Kompleks MTs Negeri 1 Ternate, Senin (13/7/2026), turut dihadiri Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Maluku Utara yang juga Ketua Tanfidziyah Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Maluku Utara Drs. H. Amar Manaf, M.Si., Kepala Kantor Kementerian Agama Kota Ternate H. Salmin Abd. Kadir, M.Pd.I., mantan Rektor IAIN Ternate Prof. Dr. Radjiman Ismail, jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, tokoh agama, serta para tamu undangan.
Pada kesempatan tersebut, Sekda secara resmi membuka Konfercab IV PCNU Kota Ternate yang merupakan forum permusyawaratan tertinggi organisasi di tingkat cabang. Selain menjadi ajang evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja, Konfercab juga menjadi wadah untuk menyusun arah kebijakan organisasi serta memilih kepengurusan baru yang akan melanjutkan estafet pengabdian Nahdlatul Ulama kepada umat, bangsa, dan daerah.
Dalam sambutannya, Sekda Kota Ternate Dr. H. Rizal Marsaoly, SE., MM menyampaikan apresiasi atas kontribusi Nahdlatul Ulama yang selama ini konsisten menjaga nilai-nilai Islam yang moderat, memperkuat persatuan bangsa, serta memelihara kerukunan di tengah kehidupan masyarakat yang majemuk.
"Selama ini Nahdlatul Ulama telah menunjukkan peran penting sebagai organisasi Islam yang selalu mengedepankan sikap moderat, menebarkan kesejukan, serta menghormati keberagaman yang menjadi kekuatan bangsa," ungkap Sekda.
Menurut Sekda, karakter masyarakat Kota Ternate yang terdiri atas beragam suku, agama, dan budaya membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat dalam menjaga harmoni sosial. Dalam konteks tersebut, Nahdlatul Ulama dinilai memiliki kontribusi besar melalui dakwah yang menyejukkan sekaligus penguatan nilai-nilai kebangsaan.
"Kerukunan yang selama ini terpelihara di Kota Ternate merupakan hasil kolaborasi semua unsur masyarakat, termasuk peran besar para ulama dan keluarga besar Nahdlatul Ulama," jelasnya.
Sekda menegaskan bahwa Pemerintah Kota Ternate memandang Nahdlatul Ulama sebagai mitra strategis dalam mendukung pembangunan daerah. Oleh karena itu, sinergi yang telah terbangun perlu terus diperkuat, baik pada sektor pendidikan, dakwah, pemberdayaan ekonomi umat, pembinaan karakter generasi muda, maupun dalam menjaga stabilitas sosial dan kehidupan beragama yang harmonis.
Lebih lanjut, Sekda menyampaikan bahwa tantangan pembangunan daerah ke depan semakin kompleks seiring perkembangan teknologi informasi, perubahan sosial, hingga berbagai persoalan perkotaan. Kondisi tersebut membutuhkan kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, termasuk organisasi keagamaan.
"Ke depan, Nahdlatul Ulama diharapkan terus menjadi penguat nilai-nilai moral, perekat persatuan, sekaligus melahirkan generasi yang cerdas, berakhlakul karimah, dan memiliki kecintaan terhadap tanah air," terangnya.
Pada kesempatan tersebut, Sekda juga menekankan pentingnya proses kaderisasi di lingkungan Nahdlatul Ulama. Menurutnya, organisasi perlu mempersiapkan sumber daya manusia yang memiliki kapasitas, integritas, serta akhlak yang baik sebagai calon pemimpin masa depan.
"Regenerasi kepemimpinan merupakan sebuah keniscayaan. Karena itu, sejak sekarang kita harus menyiapkan kader-kader yang berkualitas, berintegritas, berakhlakul karimah, dan mampu menjawab tantangan pembangunan di masa mendatang. Tanggung jawab tersebut menjadi tugas bersama," tegasnya.
Selain membahas penguatan organisasi, Sekda turut menyinggung sejumlah persoalan sosial yang dihadapi Kota Ternate, salah satunya aktivitas pelajar yang masih berada di luar rumah hingga larut malam. Sebagai bentuk perlindungan terhadap generasi muda, Pemerintah Kota Ternate telah menetapkan kebijakan pembatasan jam malam bagi pelajar melalui Peraturan Wali Kota.
Namun demikian, Sekda menilai implementasi kebijakan tersebut memerlukan dukungan seluruh pemangku kepentingan, mulai dari tokoh agama, tokoh masyarakat, lembaga pendidikan, hingga organisasi kemasyarakatan.
"Kami berharap berbagai program Nahdlatul Ulama dapat berjalan selaras dengan program pemerintah. Beragam persoalan sosial tidak dapat diselesaikan oleh pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat agar setiap kebijakan benar-benar memberikan hasil yang optimal," ujar Sekda.
Mengakhiri sambutannya, Sekda berharap Konfercab IV PCNU Kota Ternate menjadi momentum untuk memperkuat konsolidasi organisasi, mempererat ukhuwah Islamiyah dan ukhuwah wathaniyah, serta melahirkan kepengurusan yang mampu menjawab tantangan zaman dan terus memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan Kota Ternate. (Tim_IKP Diskominfo Ternate)
PEMKOT TERNATE - Dedikasi dan kontribusi dalam menggerakkan program pemberdayaan keluarga ...
PEMKOT TERNATE - Wali Kota Ternate, Dr. H. M. Tauhid Soleman, M.Si menghadiri kegiatan Sun ...
PEMKOT TERNATE - Koperasi memiliki peran strategis sebagai salah satu fondasi pembangunan ...
PEMKOT TERNATE - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan generasi muda Kota Ternate. Haik ...